Makalah Metodologi Pendidikan (Latar Belakang Masalah)

Makalah Metodologi Pendidikan (Latar Belakang Masalah)

BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Latar Belakang Masalah

Latar belakang masalah adalah kondisi-kondisi yang mendasari atau mendukung kelayakan ditentukannya masalah penelitian. Untuk meninjau ide yang sama ini sering dipergunakan pula istilah lain, diantaranya: (1) latar belakang masalah, (2) latar belakaqng pemilihan judul, (3) latar belakang pemilihan masalah, (4) alasan pemilihan judul, (5) alasan pemilihan masalah, (6) alasan pnelitian. Di antara keenam istilah tersebut, istilah latar belakang masalah bisa ditafsirkan “sebab-sebab kenapa masalah timbul”. Padahal yang dimaksudkan dengan latar belakang penelitian tentu saja alasan kenapa meneliti masalah timbul, kenapa memilih topik penelitian itu. Istilah yang yang menyebutkan kata “judul”, karena umumnya yang dipahami adalah “kalimat judul” atau “title” penelitian, seyogyanya dihindari saja.

Jadi istilah yang dipakai sebaiknya: (1) latar belakang penelitian, atau  (2) latar belakang pemilihan masalah, atau (3) latar belakang pemilihan topik penelitian, atau (4) alasan penelitian, atau (5) alasan pemilihan masalah, atau (6) alasan pemilihan topik penelitian. Latar belakang masalah ini perlu dipaparkan secara jelas serta didukung oleh data-data, fakta-fakta dan argumen yang logis mengenai penting serta layaknya penelitian tersebut dilakukan. 

Makalah Metodologi Pendidikan (Latar Belakang Masalah)

Makalah Metodologi Pendidikan (Latar Belakang Masalah)


B.     Isi Latar Belakang

Mengenai isi latar belakang masalah, disini akan dijelaskan secara garis besar bagian-bagian yang diperlukan. Penambahan bagian-bagian dapat saja terjadi, karena keluasan kajian mengenai latar belakang disesuaikan dengan jenis-jenis penelitiannya.

a.       Bagian Pertama

Menerangkan tentang kondisi-kondisi yang menyebabkan ketertarikan peneliti maupun segmen pembaca. Untuk tiap-tiap jenis proposal memiliki segmen pembaca yang berbeda-beda. Misalnya bagi proposal penelitian institusional baik pemerintah maupun swasta fokus ketertarikan pembaca adalah nilai guna yang diperlukan oleh institusi tersebut. Jika proposal yang dibuat berkaitan dengan konteks bisnis maka perlu juga disampaikan keuntungan-keuntungan yang didapatkan dari penelitian yang akan dilakukan.

b.      Bagian Kedua

Kemukakan secara jelas hal-hal yang ingin diketahui. Mulai dari definisi dan permaknaan terhadap objek penelitian. Selanjutnya mengenai teori-teori yang dapat memperluas alasan pentingnya dilakukan penelitian. Jelaskan juga pentingnya hal tersebut untuk diketahui. Kepentingan tersebut dapat berkaitan dengan masalah pemenuhan kebutuhan hidup manusia, masalah-masalah sosial dan masalah-masalah kepentingan ilmu pengetahuan secara mendasar.

c.       Bagian Ketiga

Berikan gambaran pula apa yang diharapkan sebagai hasil penelitian ini. Gambaran dapat berupa seuatu yang praktis serta fungsional. Maupun sesuatu bentuk teori baru yang dapat dikembangkan pada tataran praktis. Selain itu dapat juga teori-teori yang akan mendukung berbagai bidang ilmu pengetahuan lainnya.

C.    Runtutan Logika Penjelasan

Settingpermasalahan secara luas menjadi suatu pernyataan yang selanjutnya dijelaskan secara lebih mendalam. Dalam hal ini kita menggunakan logika deduktif. Dari suatu konsep penjelasan yang luas selanjutnya disimpulkan  menjadi beberapa bagian dan masing-masing bagian tesebut dapat dibuat dalam bentuk paragraf-paragraf tersendiri.

Jika suatu teori muncul dari data pendahuluan, maka harapannya ialah teori itu mengikuti asas dengan paradigma metodologis yang sesuai dengan harapannya. Hal itu akan menjadi persoalan apabila teori itu merupakan sesuatu yang digunakan oleh peneliti untuk diuji. Maka dalam hal ini penelaahan kesesuaiannya perlu pula diperhitungkan dalam prposal penelitian, sehingga konsep latar belakang sesuai dengan teori logika dalam penelitian. Dan hasilnya merupakan kejelasan latar belakamg, teori serta permasalahan.

D.  Fungsi Latar Belakang Masalah Penelitian

Dalam pembicaraan kita mengenai kriteria atau patokan topik penelitian atau masalah penelitian yang baik dalam uraian-uraian terdahulu telah disebutkan bahwa masalah atau topik itu:

1.      Harus merupakan topik yang mempunyai arti penting:
a.  Bagi perkembangan ilmu pengetahuan, yaitu bisa memberikan sumbangan berupa konsep atau teori baru, dan
b.  Bagi kepentingan praktek kehidupan sehari-hari dapat memberikan sumbangan bahan pemikiran, saran pemecahan masalah, dan sebagainya.

2.      Harus merupakan topik yang menarik (terutama bagi masyarakat luas).
Tentu saja bukan itu alasan penelitian yang dimaksud. Apalagi misalnya kalau ditambahi dengan: “untuk melatih mahasiswa bagaimana mengadakan penelitian yang sebenarnya”. Adanya syarat menyusun tesis atau skripsi merupakan persyaratan akademik, bukan merupakan alasan mengadakan penelitian menegenai sesutu topik.

Selengkapanya :

Download Makalah Metodologi Pendidikan (Latar Belakang Masalah)






Lihat Makalah Lain :






0 Comments