Makalah Strategi Belajar Mengajar (Pengelolaan Kelas)

Makalah Strategi Belajar Mengajar (Pengelolaan Kelas)

Makalah Strategi Belajar Mengajar (Pengelolaan Kelas)


Link Download Power Point


BAB I
PENDAHULUAN

Suatu kondisi yang optimal dapat tercapai jika seorang pendidik mampu mengatur siswa dan sarana pengajaran serta mengendalikannya dalam suasana yang menyenangkan, kondusif dan mendukung untuk mencapai tujuan pendidikan. Kondisi yang efektif dalam suatu proses pembelajaran tidak hanya dari eksternal mengenai fasilitas dan sarana prasarana tetapi termasuk didalamnya mengenai bagaimana seorang pendidik mampu mengoptimalkan hunbungan interpersonal antara pendidik dan peserta didik. Sehingga disini perlu kiranya seorang pendidik menguasai pengkondisian kelas atau yang kita sebut sebagai manajemen kelas. Seorang pendidik pada hakikatnya bukan saja seorang yang serba bisa kemudian mentransfer semua ilmu yang dimiliki kepada peserta didik. Artinya bukan transfer of knowledge tetapi transfer of value. Untuk itu sangatlah penting kemapuan interpersonal seorang pendidik  dalam memanajemen kelas sehingga menjadikan kelas sebagai ruang proses belajar mengajar  menjadi kelas yang aktif dan pembelajaran pun menjadi efektif.

Oleh karena itu di dalam makalah ini, penulis ingin memaparkan bagaimana seorang pendidik  dalam memanajemen kelas, prinsip-prinsip manajemen kelas, permasalahan-permasalahan yang sering timbul di dalam kelas, pendekatan-pendekatan yang digunakan dalam mewujudkan manajemen kelas yang efektif  dan hal-hal yang terkait di dalam manajemen kelas.

BAB II
PEMBAHASAN 

A.    Pengertian, Tujuan, dan Fungsi Manajemen Kelas

1.      Pengertian

Pengelolaan kelas terdiri dari dua kata, yaitu pengelolaan dan kelas. Pengelolaan itu sendri akar katanya adalah “kelola”, ditambah awalan “pe” dan akhiran “an”. Istilah lain dari pengelolaan adalah “manajemen”. Manajemen adalah kata yang aslinya dari bahasa Inggris, yaitu management yang berarti ketatalaksanaan, tata pimpinan, pengelolaan. Pengelolaan adalah proses yang memberikan pengawasan pada semua hal yang terlibat dalam pelaksanaan kebijakan dan pencapaian tujuan.

2.      Tujuan Manajemen Kelas

Tujuan manajemen kelas pada hakikatnya telah terkandung dalam tujuan pendidikan. Secara umum tujuan manajemen kelas adalah untuk menyediakan fasilitas belajar bagi bermacam-macam kegiatan belajar siswa dalam lingkungan sosial, emosional, dan intelektual dalam kelas.  Fasilitas yang disediakan itu memungkinkan siswa belajar dan bekerja, terciptanya suasana sosial yang memberikan kepuasan, suasana disiplin, perkembangan intelektual, emosional dan sikap serta apresiasi siswa.

3.      Fungsi Manajemen Kelas

Fungsi dasar dari manajemen kelas meliputi :
a.       Mengelolah tingkah laku siswa dalam kelas
b.      Menciptakan iklim sosio emosional
c.       Mengelolah proses kelompok

B.     Aspek-Aspek Manajemen Kelas

Di dalam memanajemen kelas seorang pendidik harus memperhatikan aspek-aspek di dalam manajemen kelas. Aspek-aspek tersebut meliputi :

1. Perencanaan Instruksional.

2. Pengorganisasian Belajar.

3.      Pembinaan Siswa.

4.      Supervisi.

5.      Evaluasi.

C.    Masalah-masalah Manajemen Kelas

Dalam menangani tugasnya, guru-guru sering menghadapi permasalahan dengan kegiatan-kegiatan didalam kelasnya. Ada dua jenis masalah pengelolaan kelas, yaitu yang bersifat perorangan (individu) dan yang bersifat kelompok. Disadari bahwa masalah perorangan dan masalah kelompok seringkali menyatu dan amat sukar dipisahkan yang satu dari yang lain. Namun demikian, pembedaan antara kedua jenis masalah itu akan bermanfaat, terutama apabila guru ingin mengenali dan menangani permasalahan yang ada dalam kelas yang menjadi tanggungjawabnya.

D.    Prinsip – prinsip Manajemen kelas

Secara umum faktor yang mempengaruhi manajemen kelas dibagi menjadi dua golongan yaitu, faktor intern dan faktor ekstern siswa.

1. Faktor intern siswa berhubungan dengan masalah emosi, pikiran, dan perilaku. Perbedaan sacara individual ini dilihat dari segi aspek yaitu perbedaan biologis, intelektual, dan psikologis.

2. Faktor ekstern siswa terkait dengan masalah suasana lingkungan belajar, penempatan siswa, pengelompokan siswa, jumlah siswa, dan sebagainya. Masalah jumlah siswa di kelas akan mewarnai dinamika kelas.

E.     Berbagai Pendekatan dalam Pengelolaan Kelas

Manajemen kelas bukanlah masalah yang berdiri sendiri, tetapi terkait dengan berbagai faktor. Permasalahan anak didik adalah faktor utama yang dilakukan guru tidak lain adalah untuk meningkatkan motivasi siswa baik secara berkelompok maupun secara individual. Keharmonisan hubungan guru dan anak didik, tingginya kerjasama diantara siswa tersimpul dalam bentuk interaksi. Lahirnya interaksi yang optimal bergantung dari pendekatan yang guru lakukan dalam rangka pengelolaan kelas. Berbagai pendekatan tersebut adalah sebagai berikut:

1.    Pendekatan Kekuasaan
2.    Pendekatan Ancaman.
3.    Pendekatan Kebebasan
4.    Pendekatan Resep
5.     Pendekatan Pengajaran
6.    Pendekatan Perubahan Tingkah Laku.
7.    Pendekatan Sosio-Emosional
8.    Pendekatan Kerja Kelompok.
9.    Pendekatan Elektis atau Pluralistik.
10.  Pendekatan umum secara disiplin

F.     Tugas Guru dalam Manajemen Kelas

1.      Pengaturan atau Pengkondisian fisik.

2.      Pengaturan peserta didik.

G.    Manajemen Kelas yang Efektif

Lingkungan belajar yang efektif cenderung lebih sukses dari pada guru-guru yang memerankan diri sebagai figur otoritas atau penegak disiplin belaka.

BAB III
KESIMPULAN

Manajemen kelas atau pengelolaan kelas adalah suatu keterampilan yang harus dimiliki seorang pendidik. Seorang pendidik tidak saja bertugas memberikan ilmu dan pengetahuan secara teoritis semata kemudian selesai. Tetapi perlu adanya keharmonisan antara materi-materi yang diberikan, metode, teknik evaluasi, dan scope pendidikan lainnya. Di dalam scope pendidikan yang bermacam  hal yang tidak boleh terlupakan dari seorang pendidik adalah  kemampuan untuk memanajemen kelas. Suasana dan kondisi belajar akan sangat berpengaruh terhadap berjalannya proses belajar mengajar.

Peserta didik yang terdiri dari berbagai variasi individu akan sangat memungkinkan munculnya permasalahan-permasalahan baik itu secara individu ataupun kelompok yang menyebabkan munculnya permasalahan-permasalahan di dalam kelas. Sehingga disinilah posisi manjemen kelas sangat berperan untuk menjadikan proses belajar mengajar dapat berlangsung secara efektif. Dengan mengetahui prinsip-prinsip, komponen-komponen manajemen kelas, kemudian permasalahan-permasalahan yang seringnya muncul di dalam kelas, dan pendekatan-pendekatan apa saja yang bisa diterapkan seorang pendidik dalam memanajem kelas, hingga bagaimana menciptakan manajemen kelas yang afektif semua itu kembali kepada posisi seorang pendidik itu sendiri. Seorang guru yaang kreatif dan inovatif akan selalu belajar mengembangkan diri untuk mencapai kelas yang aktif sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal.


Selengkapanya :

Download Makalah Strategi Belajar Mengajar (Pengelolaan Kelas)




Lihat Makalah Lain :




0 Comments