Makalah Metodologi Penelitian (Kerangka Berfikir)

Makalah Metodologi Penelitian (Kerangka Berfikir)

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Landasan Teori

Landasan teori adalah seperangkat definisi,konsep,serta proposisi yang telah disusun dengan rapi serta sistematis tentang variabel-variabel dalam sebuah penelitian. Landasan teori ini akan menjadi dasar yang kuat dalam sebuah penelitian yang akan dilakukan. Landasan teori ini perlu ditegakkan agar penelitian itu mempunyai dasar yang kokoh, dan bukan sekedar perbuatan coba-coba, adanya landasan teori ini merupakan ciri bahwa penelitian itu merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data.

Fungsi teori dalam kegiatan penelitian adalah yang pertama digunakan untuk memperjelas dan mempertajam ruang lingkup, atau konstruk variabel yang akan diteliti. Fungsi teori yang kedua (prediksi dan pemandu untuk meneukan fakta) adalah untuk merumuskan hipotesis dan menyusun instrumen penelitian. Fungsi teori yang ketiga digunakan mencandra dan membahas hasil penelitian, sehingga selanjutnya digunakan untuk memberikan saran dalam upaya pemecahan masalah. Dalam landasan teori perlu dikemukakan deskripsi teori dan kerangka berfikir sehingga selanjutnya dapat dirumuskan hipotesis dan instrumen penelitian.

Makalah Metodologi Penelitian (Kerangka Berfikir)

Makalah Metodologi Penelitian (Kerangka Berfikir)


B. Kerangka Berfikir

Dalam bukunya Business Research (1992), mengemukakan bahwa kerangka berfikir merupakan model konseptual tantang bagaimana teori berhubungan dengan berbagai faktor yang telah diindentifikasi sebagai masalah yang penting.

 Kerangka berfikir dalam suatu penelitian perlu dikemukakan apabila dalam penelitian tersebut berkenan dua variabel atau lebih. Apabila penelitian hanya membahas sebuah variabel atau lebih secara mandiri, maka yang dilakukan peniliti disamping mengemukakan deskripsi teoritis untuk masing-masing variabel, juga argumentasi terhadap variasi besarn variabel yang diteliti (Sapto Haryoko, 1999). Adapun langkah-langkah dalam menyusun kerangka pemikiran, sebagai berikut:

1. Menetapkan variabel yang akan diteliti
2. Membaca buku dan hasil penelitian
3. Diskripsi teori dan hasil penelitian
4. Analisis kritis terhadap teori dan hasil penelitian
5. Analisis komparatif terhadap teori dan hasil penelitian
6. Sintesa kesimpulan
7. Kerangka berfikir
8. Hipotesis

C. Hipotesis

Menurut Suharsimi Arikunto (1995: 71) hipotesis didefinisikan sebagai alternatif dugaan jawaban yang dibuat oleh peneliti bagi problematika yang diajukan dalam penelitiannya. Dugaan jawaban tersebut merupakan kebenaran yang sifatnya sementara yang akan diuji kebenarannya dengan data yang dikumpulkan melalui penelitian. Dengan kedudukan itu maka hipotesis dapat berubah menjadi kebenaran, tetapi juga dapat tumbang sebagai kebenaran.

Ciri-ciri hipotesis yang baik menurut Donald Ay, et al. (dalam Arief Furchan, 1982: 126-129 dan Yatim Riyanto, 1996: 16) antara lain sebagai berikut :

1. Hipotesis harus mempunyai daya penjelas
2. Hipotesis harus menyatakan hubungan yang diharapakan ada ada di antara variabel-variabel.
3. Suatu hipotesis harus memprediksi hubungan antara dua atau lebih variabel
4. Hipotesis harus dapat diuji
5. Hipotesis yang diajukan peniliti harus bersifat testability, artinya terdapat kemampuan untuk diuji.
6. Hipotesis hendaknya konsisten dengan pengetahuan yang sudah ada.
7. Hipotesis hendaknya sesederhana dan seringkas mungkin.

Selengkapnya :

Download Makalah Metodologi Penelitian (Kerangka Berfikir)





Lihat Makalah Lian :





0 Comments